artikelmediadakwah

Doa Setelah Berwudhu Sesuai Dengan Sunnah Rasulullah ﷺ

Tentu, doa setelah selesai berwudhu adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ mengajarkan doa ini yang memiliki keutamaan besar.

Berikut adalah doa setelah berwudhu:

Doa Setelah Berwudhu

Teks Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللّٰهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Arti:

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri.”


Keutamaan Doa Ini

Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ bersabda mengenai keutamaan membaca doa ini setelah wudhu:

“Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian ia mengucapkan doa di atas, melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga yang ia bisa masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”

(HR. Muslim)

Tambahan Doa

Beberapa riwayat juga menambahkan bacaan berikut setelah doa di atas:

Teks Arab:

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Arti:

“Maha Suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampunan-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.”

Doa Sebelum Berwudhu Sesuai Dengan Yang Diajarkan Oleh Rasulullah ﷺ

Terdapat dua pandangan utama mengenai doa sebelum berwudhu yang diajarkan Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$. Mayoritas ulama menyepakati bahwa yang diajarkan adalah membaca Basmalah di awal, sementara sebagian hadis menyebutkan doa tambahan.

Berikut adalah dua cara yang diajarkan:

1. Amalan Utama: Membaca Basmalah

Ini adalah amalan yang paling sahih dan wajib dilakukan (menurut sebagian ulama) atau sunnah (menurut sebagian yang lain) sebelum memulai wudhu.

Teks Arab:

بِسْمِ اللّٰهِ

Arti:

“Dengan menyebut nama Allah.”

Dalil:

Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ bersabda: “Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah atasnya (tidak membaca Basmalah).” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)


2. Doa Tambahan yang Diriwayatkan

Sebagian hadis, meskipun diperselisihkan keshahihannya oleh ulama hadis, menyebutkan doa yang lebih panjang setelah membaca Basmalah, yang bertujuan memohon pengampunan dan perlindungan dari godaan setan selama berwudhu:

Teks Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

Arti:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekatiku.”


Kesimpulan

Yang paling utama dan disepakati oleh ulama sebagai sunnah Nabi $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ adalah hanya mengucapkan “Bismillāh” sebelum memulai wudhu.

Doa Dan Dzikir Setelah Sholat Yang Diajarkan Oleh Rasulullah ﷺ 

Berikut adalah susunan zikir dan doa setelah shalat fardhu yang shahih sesuai sunnah:

1. Istighfar dan Dzikir Pendahuluan

Setelah salam, hal pertama yang diucapkan Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ adalah:

AmalanTeks ArabTransliterasiArti
Istighfar (3x)أَسْتَغْفِرُ اللهَAstaghfirullāh (3 kali)“Aku memohon ampun kepada Allah.”
Pujian (1x)اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِAllāhumma Antas-Salām, wa minkas-salām, tabārakta yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām.“Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang Maha Selamat, dan dari-Mu lah datang keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

2. Dzikir Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33x)

Ini adalah zikir utama yang dikenal sebagai Zikir Muqayyad (terikat waktu dan tempat):

  1. Tasbih: Mengucapkan سُبْحَانَ اللهِ (Subhānallāh) sebanyak 33 kali.
  2. Tahmid: Mengucapkan اَلْحَمْدُ لِلهِ (Alhamdulillāh) sebanyak 33 kali.
  3. Takbir: Mengucapkan اَللهُ أَكْبَرُ (Allāhu Akbar) sebanyak 33 kali.

Penutup Dzikir (Untuk Menyempurnakan 100)

Setelah Takbir, disempurnakan dengan membaca kalimat tauhid sekali:

Teks Arab:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arti:

“Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Keutamaan: Barangsiapa yang membaca zikir ini secara lengkap, maka diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan.


3. Doa-Doa Tambahan

Ada beberapa doa penting yang juga diajarkan Nabi $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ untuk dibaca setelah shalat:

A. Doa Mohon Pertolongan dalam Ibadah (Diucapkan setelah shalat fardhu)

Teks Arab:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Arti:

“Ya Allah, tolonglah aku untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya.”

B. Membaca Ayat Kursi (Setelah Shalat Fardhu)

Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ bersabda: “Barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.”

C. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Dianjurkan membaca tiga surah ini setelah setiap shalat fardhu, dan diutamakan membacanya masing-masing tiga kali setelah shalat Maghrib dan Subuh.

Doa Ketika Dalam Perjalanan Yang Diajarkan Oleh Rasulullah ﷺ

doa ketika dalam perjalanan (doa safar) yang diajarkan oleh Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ adalah doa yang panjang dan komprehensif, mencakup permohonan kemudahan, perlindungan, dan kesalehan selama di perjalanan.

Berikut adalah doa safar yang sempurna, berdasarkan riwayat dari Ibnu Umar $\text{radhiyallahu ‘anhuma}$:

Doa Ketika Kendaraan Mulai Bergerak

Ketika seseorang naik kendaraan dan mulai bergerak, disunnahkan membaca:

Teks Arab:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ

Teks Arab:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Arti:

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS. Az-Zukhruf: 13-14)


Doa Safar yang Lengkap

Setelah itu, dilanjutkan dengan doa safar yang lebih panjang:

Teks Arab:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Arti:

“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan ketakwaan, serta amalan yang Engkau ridhai.

Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya dari kami.

Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti (penjaga) bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan buruknya tempat kembali pada harta dan keluarga.”


Amalan Tambahan

Ketika Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ kembali dari perjalanan, beliau akan mengucapkan doa yang sama, dan menambahkan kalimat berikut:

Teks Arab:

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Transliterasi:

Āyibūna, tā’ibūna, ‘ābidūna, liRabbina hāmidūn.

Arti:

“Kami kembali, bertaubat, beribadah, dan memuji kepada Tuhan kami.”

Doa Keluar Rumah Yang Diajarkan Oleh Rasulullah ﷺ

berikut adalah doa ketika keluar rumah yang diajarkan oleh Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$. Doa ini berfungsi sebagai permohonan perlindungan, petunjuk, dan penyerahan diri kepada Allah SWT.

Doa Keluar Rumah

Teks Arab:

بِسْمِ اللّٰهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللّٰهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ

Transliterasi:

Bismillāhi, tawakkaltu ‘alallāhi, lā hawla wa lā quwwata illā billāh.

Arti:

“Dengan nama Allah, aku bertawakal (berserah diri) kepada Allah. Tidak ada daya upaya dan kekuatan, kecuali dengan pertolongan Allah.”


Keutamaan Doa Ini

Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ bersabda mengenai keutamaan membaca doa ini:

“Apabila seseorang keluar dari rumahnya, lalu ia mengucapkan (doa di atas), maka akan dikatakan kepadanya: ‘Engkau telah dicukupi, engkau telah dilindungi, dan engkau telah diberi petunjuk.’ Sehingga setan-setan pun menjauh darinya.”

(Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i. Dinilai sahih oleh Al-Albani.)

Dengan membaca doa ini, seorang Muslim memohon agar urusannya dicukupi, dirinya dilindungi dari segala marabahaya, dan selalu diberi petunjuk dalam setiap langkahnya.

Doa Sebelum Tidur Yang Diajarkan Oleh Rasulullah ﷺ

1. Doa Tidur Utama

Doa ini adalah yang paling sering diajarkan dan sangat ringkas:

Teks Arab:

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

Transliterasi:

Bismika Allāhumma amūtu wa ahyā.

Arti:

“Dengan nama-Mu, ya Allah, aku mati (tidur) dan aku hidup (bangun).”

2. Doa dan Amalan Sebelum Tidur Lainnya

Rasulullah $\text{shallallahu ‘alaihi wa sallam}$ juga mengajarkan rangkaian amalan dan doa lain sebelum memejamkan mata, yang bertujuan sebagai perlindungan dan mengingat Allah:

A. Mengumpulkan Kedua Telapak Tangan (Menghembus dan Membaca)

  • Mengumpulkan Telapak Tangan: Menyatukan kedua telapak tangan.
  • Meniup: Meniupkan sedikit udara ke telapak tangan tersebut.
  • Membaca Surat Pendek: Membaca tiga surah pendek berikut:
    1. Surah Al-Ikhlas (قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ)
    2. Surah Al-Falaq (قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ)
    3. Surah An-Nās (قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ)
  • Mengusap Badan: Mengusapkan kedua telapak tangan tersebut ke seluruh tubuh yang terjangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuh. Amalan ini diulangi sebanyak tiga kali.

B. Doa Perlindungan dari Neraka

Jika seseorang hendak tidur, disunnahkan mengucapkan:

Teks Arab:

اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Transliterasi:

Allāhumma qinī ‘adzābaka yauma tab’atsu ‘ibādak.

Arti:

“Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.”

3. Adab Sebelum Tidur (Sunnah)

  1. Berwudhu: Dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum tidur, seperti wudhu untuk shalat.
  2. Mengibas Tempat Tidur: Mengibas atau membersihkan tempat tidur dengan ujung sarung atau kain sebanyak tiga kali untuk menghilangkan kotoran atau serangga.
  3. Posisi Tidur: Tidur berbaring pada lambung/sisi tubuh kanan, serta meletakkan telapak tangan kanan di bawah pipi kanan.